Pejamkan Sejenak
Pejamkanlah sejenak
matamu yang lelah,
Memandangi kilas-kilas peristiwa . . .
Hentikanlah
sejenak langkahmu yang berat,
Rasakanlah kelelahan terasa sia-sia . . .
Diamlah sejenak
bibirmu tak bicara,
Biarkan kata-kata diam mematung sementara . . .
Biarkanlah sejenak
pemberontakan rasuki jiwa dan,
Biarkan hatimu digerakkannya . . .
Panjatkanlah
sejenak doa sederhanamu,
Undanglah Dia masuk kedalam relung hatimu . . .
Rasakanlah sejenak
genggam erat tanganku,
Jangan pernah kau mengabaikan cintaku
Kita kan slalu
bersama . . .
Aku, kamu,
dia, kita semua
Duduk, berdiri,
dan berjalan bersama
Arahkanlah langkah
dan arahkanlah hati
Pada jalan
kebenaran sejati . . .
Hidup memang kadang terasa penuh peluh,
Untuk apa saja yang membuatmu penuh
Tapi pernahkah
kau berpikir, perlu ada waktu buat nurani berbicara?
By : ~NN~
Komentar
Posting Komentar