Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

Happy Easter Ma, Pa..

Gimana rasanya merayakan Paskah tanpa kedua orangtua. Rasanya hhmm... Inilah yang kurasakan disini, jauh dari orang tua merayakan Paskah di kota orang. Jujur kuakui, aku rindu suasana jumat agung seperti biasa yang kulakukan di rumah bersama kedua orang tuaku. Disini, saat ini aku hanya dapat menyalurkan rasa rinduku itu melalui setiap doa2ku. Aku rasa mereka pun merasakan dan melakukan hal yang sama. Tapi bagaimana pun, perjuanganku disini masih panjang. Jangan hanya karena rasa rinduku ingin bertemu membuatku terus bersedih dan murung. Aku selalu mendoakan kalian(papa dan mama). Semoga kalian selalu sehat dan mengingatku dalam setiap doa2 kalian. Happy Easter pa, ma..

Jose de Acosta ^^

Gambar
   Please enjoy this video..  This is about my classmate in high school  when we visit like a cave with a little waterfall, so fun.. :)

CapeK sih taPi.,.,

hari ini capek banget.... gara2 kemarin seharian tulis PBL, mana hari ini jadwal kuliah dari pagi sampe sore pula. huuuft,,,,hari ne benar2 melelahkan.. gaara2 tulis PBL leherku sampe skarang masih sakiit,, mungkin salah urat kali yaa. Pengennya siih di pijat refleksi, heheh.. ngarep.com aduuuh, tapi aku berharap usaha dan perjuangan ku ini tdk sia2. sebab semua ini kulakukan dengan tujuan untuk membahagiakan kedua ortuku dan demi kemuliaan Tuhan. Aseeek...kata2ku lebay banget ya,, tapi emang itu kenyataannya kok. suer, bener,, gak bohong.. :D yaah mana besok kuliah sampai siang pula,, ooh GOD, i know You always beside me and hold me. :) :)

"Homer Shake"

Gambar

Aku Takut.. :(

Ya Tuhan, mengapa seperti ini? mengapa aku harus mengalami hal seperti ini? aku tidak ingin seperti ini. aku tidak ingin membuat mereka sebagai kedua orangtuaku khawatir, apalagi jarak diantara kami yang begitu jauh membuat kami tdk bisa saling bertatap wajah untuk mengungkapkan perasaan maupun kejadian yang kualami. aku tidak tau harus mengatakan apa kepada mereka, aku hanya dapat berkomunikasi melalui telepon yang itupun sangat jarang kami lakukan. namun saat kuceritakan masalah yang kualami pada mereka, hal yg kuduga benar" terjadi. mereka sangat khawatir, terutama papaku. beliau menangis saat tahu apa yg terjadi padaku. papa mengira aku sebagai anak satu"nya ini melakukan kesalahan yang benar" pasti setiap orangtua akan marah jika hal itu terjadi pada anak perempuannya. saat aku tau papa menangis, akupun ikut menangis. melalui telepon papa mengatakan bahwa papa sangat percaya padaku walaupun aku berada jauh darinya. akupun semakin menangis saat papa mengatakan bahwa ...